Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kelebihan dan Kekurangan Vivo Y30

Kelebihan dan Kekurangan Vivo Y30

Sebagai perusahaan teknologi asal China, Vivo berhasil melebarkan penjualan smartphone ke Indonesia. Bahkan perusahaan riset IDC melaporkan bahwa Vivo berhasil menjadi merek smartphone nomor 1 di Indonesia pada kuartal pertama tahun 2020. Hadirnya smartphone di berbagai segmen menjadi salah satu faktor yang membuat Vivo mampu meraih posisi teratas. Sementara itu, Vivo sendiri telah menghadirkan smartphone kelas menengah dengan harga terjangkau bernama Vivo Y30 di Indonesia.

Perangkat ini diminati oleh masyarakat Indonesia karena memiliki kapasitas baterai dan penyimpanan internal yang besar. Selain itu, dukungan empat kamera belakang menjadi nilai tambah lain dari smartphone Vivo Y30 ini. Sebelum membeli produk ini, ada baiknya Anda mempertimbangkan beberapa hal dari Vivo Y30. Untuk itu, Anda bisa melihat kelebihan dan kekurangannya sebagai berikut.

Kelebihan Vivo Y30

Dihadiahi dengan harga Rp. 2.799.000, Vivo Y30 dibekali baterai berkapasitas 5.000mAh yang diklaim Vivo bisa bertahan seharian dalam penggunaan normal. Smartphone ini juga memiliki fitur Reverse Charging yang menjadikannya sebagai power bank untuk mengisi daya perangkat seluler lainnya. Apalagi kapasitas penyimpanan internal produk ini bisa dibilang besar karena mencapai 128 GB. Dengan kata lain, Anda dapat menyimpan banyak aplikasi, game, dokumen, foto, video, atau musik sekaligus.

Meski kapasitas internalnya besar, namun Vivo tetap menawarkan slot kartu microSD hingga 128 GB. Sedangkan RAM 4GB yang dibenamkan pada produk ini mampu mendukung kinerja multitasking dari aplikasi yang dijalankannya. Sebagai nilai tambah, Vivo Y30 dibekali empat kamera belakang yang memiliki kombinasi kamera utama 13 MP, ultrawide 8 MP, sekunder 2 MP, dan makro 2 MP. Sedangkan kamera depannya beresolusi 8 MP. Kamera Vivo Y30 dibekali AI Quad Camera di bagian belakang. Dengan komposisi kamera utama 13 MP, lensa ultrawide 8 MP, lensa makro 2 MP, dan lensa bokeh 2 MP.

Layar smartphone ini terlihat kekinian alias berdimensi kecil berukuran 6,47 inci dengan Ultra O Screen. Sebenarnya desainnya mirip dengan Vivo Y50 yang pertama kali muncul. Dengan panel IPS beresolusi HD +, kamera depannya menghasilkan kualitas foto 8 MP f / 2.0. Desain kamera selfie Vivo 3 ini tampil berupa punch hole di sisi kiri atas lho guys. Fitur kameranya cukup lengkap. Seperti Palm Capture, Video Face Beauty, dan Portrait Bokeh pada kamera belakang dan depan.

Layar yang ditawarkan smartphone ini bisa dibilang lega karena lebarnya 6,47 inci dengan desain full Ultra O plus punch hole di kiri atas. Selain itu, layarnya menggunakan teknologi IPS LCD dengan resolusi HD + (1560 x 720 piksel). Sensor sidik jari dan Face Unlock juga telah dibenamkan pada produk ini, sehingga memudahkan dalam menggunakan kunci tanpa perlu memasukkan password. Sementara itu, dukungan jaringan 4G-LTE, WiFi, Bluetooth, GPS, dan Funtouch OS 10 berbasis Android 10 sudah hadir di Vivo Y30.

Kekurangan Vivo Y30

Vivo telah membenamkan chipset yang bisa dikatakan kurang bertenaga untuk smartphone dengan harga di kisaran di atas Rp. 2.5 juta. Sebagai perbandingan, perusahaan lain telah menyematkan chipset yang lebih cepat untuk produk dalam kisaran harga ini seperti Snapdragon 665, Snapdragon 710, MediaTek Helio G70, Helio G80, dan Helio G85. Sementara itu, Vivo juga hanya menghadirkan fitur Charging 10W pada Vivo Y30 sehingga pengisian baterainya akan lebih lama. Nyatanya, beberapa smartphone sekelas sudah menggunakan fast charging 18W.